Cari Blog Ini

Kamis, 13 April 2017

Perbedaan Mitos, Legenda dan Cerita Rakyat Beserta Contoh

Pengertian Mitos

Mitos (bahasa Yunani: μῦθος— mythos) atau mite (bahasa Belanda: mythe) adalah cerita prosa rakyat yang menceritakan kisah berlatar masa lampau, mengandung penafsiran tentang alam semesta dan keberadaan makhluk di dalamnya. Dalam pengertian yang lebih luas, mitos dapat mengacu kepada cerita tradisional. Secara pengertian mitos adalah cerita yang bersifat simbolik yang mengisahkan serangkaian cerita nyata atau imajiner. Di dalam mitos bisa berisi asal usul alam semesta, dewa-dewa, supranatural, pahlawan, manusia atau masyarakat tertentu yang mana memiliki tujuan untuk meneruskan dan menstabilkan kebudayaan, memberikan petunjuk hidup, pemberian makna hidup dan pemberian model pengetahuan untuk menjelaskan hal-hal yang sulit dijelaskan dengan akal pikiran. Mitos adalah suatu informasi yang sebenarnya salah tetapi dianggap benar karena telah beredar dari generasi ke generasi. Penyebaran suatu mitos sangat cepat dan luas di masyarakat sehingga masyarat tidak menyadari bahwa informasi yang diterimanya itu tidak benar. Masyarakat kebanyakan mengabaikan logika dan lebih mempercayai hal-hal yang sudah turun temurun dari nenek moyang.

Contoh mitos daerah Bengkulu

Mitos Buaya Buntung Danau Dendam Tak Sudah

Related image
https://www.pinterest.com/nanasofian/my-bengkulu/

Danau ini terletak di Kelurahan Dusun Besar Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu. Dahulu kala ada buaya dari DDTS, bertarung melawan buaya asal Lampung di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan. Dalam pertarung tersebut, buaya DDTS berhasil mengalahkan buaya asal Lampung. Hanya saja, dalam pertarungan itu, buaya DDTS kehilangan ekor. Konon pada saat itu, buaya buntung DDTS bersumpah pada buaya asal Lampung, dengan kutukan, "Kalau main ke DDTS tidak akan dikasih makan". Konon sejak adanya dendam buaya tersebut, maka danau disebut warga setempat dengan nama 'Danau Dendam Tak Sudah'.
Buaya yang buntung itu sering muncul menjelang perayaan hari besar, seperti Hari Raya Idul Fitri. Kemunculan buaya ke permukaan artinya akan ada bencana yang melanda Kota Bengkulu. Hal tersebut sempat terjadi beberapa hari sebelum gempa besar yang terjadi di Bengkulu. Saat itu, Bengkulu digoyang gempa dengan kekuatan 7,3 Skala Richter (SR) tahun 2000 dan gempa besar tahun 2007 berkekuatan 7,9 SR, buaya buntung sempat muncul kepermukaan danau.
Mitos Air Sumur di Rumah Pengasingan Bung Karno
Image result for sumur pengasingan soekarno

Sebuah rumah dengan arsitertur perpaduan Eropa dan China, yang terletak di Jalan Soekarno-Hatta RT 05 RW 02 Nomor 02 Kelurahan Anggut Atas, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, merupakan salah satu saksi bisu sejarah perjuangan kemerdekaan RI. Dibagian belakang rumah pengasingan bung karno ini terdapat sumur tua yang konon katanya , air sumur tersebut dapat membuat awet muda. Jika air sumur di minum ada pasangan suami istri yang belum memperoleh keturunan konon akan mendapatkan keturunan serta khasiat lainnya. Air sumur ini juga dipercaya dapat mengabulkan semua keinginan. Beberapa orang yang mengaku pernah mencuci muka dengan air sumur tersebut, dalam waktu yang tak lama, permintaannya terkabul. Ada cerita tentang salah satu warga Bengkulu yang punya penyakit paru-paru. Sanking parahnya, berat badannya terus menurun. Sang ibu berinisiatif mengambil air sumur tersebut untuk anaknya. Sekarang dia sudah mulai membaik dan berat badannya bertambah. Ada juga yang percaya sumur tersebut mendatangkan rezeki dan membuat enteng jodoh.

Pengertian Legenda

Legenda (bahasa Latin: legere) adalah cerita prosa rakyat yang dianggap oleh yang mempunyai cerita sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi. Oleh karena itu, legenda sering kali dianggap sebagai "sejarah" kolektif (folk history). Walaupun demikian, karena tidak tertulis, maka kisah tersebut telah mengalami distorsi sehingga sering kali jauh berbeda dengan kisah aslinya. Oleh karena itu, jika legenda hendak dipergunakan sebagai bahan untuk merekonstruksi sejarah, maka legenda harus dibersihkan terlebih dahulu bagian-bagiannya dari yang mengandung sifat-sifat folklor.  legenda sendiri, meskipun kejadiannya dianggap benar, pelaku-pelaku kisahnya adalah manusia, bukan Dewa dan monster seperti pada Mitologi. legenda adalah cerita kuno yang setengah berdasarkan sejarah dan yang setengah lagi berdasarkan angan-angan.

Contoh Legenda Daerah Bengkulu

Putri Gading Cempaka

Related image
Lukisan putri gading cempaka

Putri Gading Cempaka berasal dari daerah Bengkulu Utara. Putri Gading Cempaka adalah putri bungsu dari Raja Ratu Agung. Raja Ratu Agung sendiri berasal dari Kerajaan Majapahit. Putri Gading Cempaka merupakan leluhur dari raja-raja yang pernah memerintah di Kerajaan Sungai Lemau, Bengkulu Utara.
Alkisah pada zaman dahulu, di daerah Bengkulu Tinggi, pernah berdiri sebuah kerajaan bernama Kerajaan Sungai Serut. Ratu Agung, seorang pangeran dari Kerajaan Majapahit, merupakan pendiri sekaligus raja pertama Kerajaan Sungai Serut. Konon, ia merupakan penjelmaan dewa dari Gunung Bungkuk yang bertugas mengatur kehidupan di bumi. Ratu Agung memerintah Kerajaan Sungai Serut dengan arif bijaksana. Ia sangat disegani oleh rakyatnya, meskipun rakyat yang dipimpinnya adalah bangsa Rejang Sawah yang memiliki perawakan tinggi besar. Ratu Agung mempunyai enam orang putra dan seorang putri. Keenam putra Ratu Agung adalah Kelamba Api atau Raden Cili, Manuk Mincur, Lemang Batu, Tajuk Rompong, Rindang Papan, Anak Dalam, dan yang paling bungsu adalah seorang putri bernama Putri Gading Cempaka.
Menurut cerita, kerajaan Sungai Serut menjadi terkenal hingga ke berbagai negeri bukan saja karena kepemimpinan Ratu Agung, tetapi juga oleh kecantikan Putri Gading Cempaka. Meski usia Putri Gading Cempaka baru beranjak remaja, namun kecantikan wajahnya sudah terlihat nampak mempesona bagai bidadari. Sudah banyak pangeran datang untuk meminangnya, namun Ratu Agung menolak semuanya karena sang Putri masih belum cukup umur.

Seiring berjalannya waktu, Putri Gading Cempaka tumbuh menjadi gadis dewasa. Demikian pula Ratu Agung yang kian menua usianya. Suatu hari, Ratu Agung mengalami sakit keras. Ia mendapat firasat bahwa usianya sudah tidak akan lama lagi. Maka, sang Raja pun mengumpulkan ketujuh putra-putrinya untuk menyampaikan wasiat kepada mereka.

“Wahai, anak-anakku. Sepertinya Ayahanda takkan lama lagi hidup di dunia. Oleh karenanya, Ayahanda menitipkan dua wasiat kepada kalian,” kata Ratu Agung kepada putra-putrinya.

Mendengar perkataan ayahandanya, wajah putra-putrinya menjadi sedih, terutama Putri Gading Cempaka. Ia tak bisa menahan perasaan sedihnya mendengar ucapan sang Ayah. Perlahan-lahan air matanya pun menetes membasahi pipinya.

“Ayah jangan berkata begitu. Kami tidak ingin kehilangan Ayah.” Putri Gading Cempaka menangis terisak-isak seraya merangkul ayahandanya.

“Putriku tersayang, ajal kita semua ada di tangan Tuhan Yang Maha Kuasa. Kita tidak akan mampu menahan jika ajal telah tiba.” ujar Raja Ratu Agung berusaha menenangkan hati putrinya.

Ayahanda mereka kemudian menyampaikan wasiatnya, “Demi menjunjung tinggi rasa keadilan, kedamaian, dan ketenteraman di negeri ini, Ayah menyerahkan tahta Kerajaan Sungai Serut kepada putraku Anak Dalam. Ayah berharap kalian semua tetap bersatu baik dalam suka maupun duka. Dan seandainya suatu saat nanti Kerajaan Sungai Serut ditimpa musibah besar, Ayah minta kalian menyingkirlah ke Gunung Bungkuk. Kelak di Gunung Bungkuk akan datang seorang raja yang berjodoh dengan anak gadisku tercinta, Putri Gading Cempaka.“

Penyerahan tahta Kerajaan Sungai Serut kepada Anak Dalam dapat diterima oleh putra-putrinya dengan baik. Kelima saudara tuanya sama sekali tidak memiliki rasa iri hati. Bahkan, mereka sangat mendukung dipilihnya Anak Dalam sebagai pewaris tahta. Beberapa hari kemudian, Raja Ratu Agung menghembuskan nafas terakhirnya. Seluruh negeri pun berduka-cita. Hati Putri Gading Cempaka hancur berkeping-keping tidak rela melepas kepergian ayahandanya. Namun, sang Putri hanya bisa pasrah dan berdoa agar ayahandanya mendapat ketenangan di alam kubur.
Anak Dalam kemudian dinobatkan menjadi raja menggantikan ayahnya. Seperti ayahnya, Raja Anak Dalam adalah seorang pemimpin adil bijaksana. Ia beserta keenam saudaranya senantiasa hidup rukun damai. Dalam waktu singkat, kemasyhurannya pun tersebar ke berbagai negeri. Selain itu, kecantikan Putri Gading Campaka semakin membuat Kerajaan Sungai Serut kian dikenal. Sudah banyak bangsawan maupun pangeran datang meminangnya, namun belum satu pun pinangan yang diterima.

Suatu hari, datanglah seorang putra mahkota dari Kerajaan Aceh bernama Pangeran Raja Muda Aceh hendak meminang Putri Gading Cempaka. Sang Pangeran datang bersama pasukannya menggunakan kapal layar. Setiba di pelabuhan Bangkahulu, sang Pangeran mengutus beberapa penasehatnya ke istana Kerajaan Sungai Serut untuk menyampaikan pinangannya kepada Raja Anak Dalam.

“Mohon ampun, Baginda Raja Anak Dalam. Kami adalah utusan Pangeran Raja Muda Aceh dari Kerajaan Aceh. Saat ini beliau tengah menunggu di atas kapal yang sedang bersandar di dermaga,” kata salah seorang utusan seraya memberi hormat.

“Apa yang bisa saya bantu untuk Pangeran kalian?” tanya Raja Anak Dalam.

“Sebenarnya maksud kedatangan kami ke mari adalah untuk menyampaikan pinangan Pangeran Raja Muda Aceh kepada Putri Gading Cempaka.” jawab sang utusan.

Raja Anak dalam tidak mau mengambil keputusan sendiri. Ia mengajak saudara-saudaranya untuk membicarakan masalah tersebut. Sementara itu, para utusan diminta untuk menunggu sejenak. Tak berapa lama kemudian, mereka pun kembali menemui para utusan Pangeran Raja Muda untuk menyampaikan hasil mufakat yang telah mereka putuskan.

“Maafkan kami, wahai utusan Pangeran Raja Muda Aceh. Kami memutuskan untuk tidak menerima pinangan Pangeran Raja Muda Aceh.” kata Raja Anak Dalam.

Jawaban Raja Anak Dalam membuat para para utusan Pangeran Aceh terkejut. Dengan perasaan kecewa, mereka segera kembali ke dermaga untuk melapor kepada Raja Muda Aceh. Betapa murkanya Pangeran dari Tanah Rencong itu saat mendengar laporan tersebut.

“Sungguh keterlaluan! Mereka berani menolak pinanganku?!” kata Raja Muda Aceh geram.
Merasa dikecewakan, Pangeran Muda Aceh menjadi marah. Ia lantas menantang Raja Anak Dalam untuk berperang. Perang besar antara Kerajaan Aceh dengan Kerajaan Sungai Serut akhirnya tak terhindarkan. Perang akhirnya berlangsung hingga berhari-hari dengan memakan banyak korban jiwa dari kedua belah pihak. Perang terus berkecamuk. Mayat-mayat yang sudah berhari-hari bergelimpangan tanpa terurus mulai membusuk. Menurut cerita rakyat, perang ini menjadi asal usul nama Bengkulu.

Raja Anak Dalam beserta seluruh pasukannya merasa sudah tidak tahan lagi dengan peperangan tersebut. Mereka juga sudah tak sanggup menahan bau busuk mayat para prajurit yang telah gugur. Saat itulah, sang Raja teringat pada wasiat ayahandanya.

“Wahai saudara-saudaraku! Sesuai dengan pesan ayahanda bahwa jika Kerajaan Sungai Serut sudah tidak aman, kita disarankan untuk menyingkir ke Gunung Bungkuk,” kata Raja Anak Dalam.

Akhirnya, Raja Anak Dalam beserta keenam saudaranya segera menarik diri menuju Gunung Bungkuk. Sementara itu, Pangeran Raja Muda Aceh bersama pasukannya yang masih hidup kembali ke Tanah Rencong tanpa membawa hasil.

Sepeninggal Raja Anak Dalam Ke Gunung Bungkuk, Kerajaan Sungai Serut menjadi kacau. Mendengar kabar kekosongan kekuasaan di Kerajaan Sungai Serut, datanglah empat bangsawan Lebong Balik Bukit untuk menjadi raja di sana. Namun, setelah berhasil menguasai negeri tersebut, mereka malah saling bertikai karena memperebutkan wilayah kekuasaan. Menurut cerita, pertikaian keempat bangsawan tersebut didamaikan oleh Maharaja Sakti, seorang pengelana dari Kerajaan Pagaruyung. Ia adalah seorang utusan Kerajaan Pagaruyung, kerajaan di Minangkabau yang diperintah oleh Seri Maharaja Diraja.

Akhirnya, keempat bangsawan tersebut segera menghadap Sultan Pagaruyung untuk memohon agar Maharaja Sakti yang adil dan bijaksana itu diangkat menjadi raja di Kerajaan Sungai Serut. Permohonan mereka dikambulkan. Upacara penobatan Maharaja Sakti pun dilaksanakan di balairung Kerajaan Pagaruyung. Sejak saat itu Kerajaan Sungai Serut berganti nama menjadi Kerajaan Bangkahulu.
Setelah dinobatkan menjadi Raja Bangkahulu, Baginda Maharaja Sakti berangkat menuju ke Bangkahulu, diiringi oleh ratusan pengawal. Keempat bangsawan yang tadinya bertikai juga ikut mengiringi sang Raja. Setiba di sana, upacara penobatan sebagai raja di Kerajaan Bangkahulu pun telah disiapkan. Namun, ketika upacara akan dimulai, tiba-tiba langit berubah menjadi gelap, lalu turunlah hujan sangat deras diiringi angin kencang. Atas kesepakatan bersama, upacara penobatan akhirnya ditunda hingga cuaca kembali cerah. Namun, hingga malam hari, hujan dan badai tak kunjung berhenti.

Malam harinya, Baginda Maharaja Sakti bermimpi melihat seorang bidadari sedang menari-nari di tengah hujan badai. Ajaibnya, tak sedikit pun tubuh sang bidadari basah terkena air hujan. Sang Bidadari kemudian pergi menuju ke Gunung Bungkuk. Keesokan harinya, Baginda Maharaja Sakti menceritakan perihal mimpinya kepada keempat bangsawan. Para bangsawan kemudian meminta seorang peramal untuk menafsirkan mimpi tersebut.

“Ampun, Baginda. Ternyata, bidadari cantik yang ada di dalam mimpi Baginda adalah Putri Gading Cempaka, putri penguasa wilayah ini di masa lalu. Kini, ia tinggal di Gunung Bungkuk bersama keenam saudaranya. Jika Baginda bisa membawa Sang Putri kembali kemari, maka Baginda akan membawa kerajaan ini kembali menjadi sebuah kerajaan yang kuat. Menurut ramalan hamba, Putri Gading Cempaka kelak akan menurunkan raja-raja di negeri ini,” ungkap si peramal.

Mendengar penjelasan si peramal, sang Baginda pun berhasrat meminang Putri Gading Cempaka. Ia lalu mengutus keempat bangsawan beserta beberapa pengawalnya untuk menjemput Putri Gading Cempaka di Gunung Bungkuk. Setiba di sana, mereka menghadap Raja Anak Dalam.
“Ampun, Baginda! Kami adalah utusan dari Tuanku Baginda Maharaja Sakti. Beliau adalah penguasa Kerajaan Bangkahulu yang dahulunya merupakan Kerajaan Sungai Serut. Atas titah beliau, hamba diminta untuk menjemput Tuanku Putri Gading Cempaka beserta tuan-tuan sekalian. Baginda Maharaja Sakti bermaksud mengangkat Tuanku Putri Gading Cempaka menjadi permaisuri di Negeri Bangkahulu,” ungkap para utusan.

Raja Anak Dalam bersama saudara-saudaranya pun menerima pinangan Maharaja Sakti sesuai dengan wasiat ayah mereka. Akhirnya, pesta pernikahan Putri Gading Cempaka dengan Maharaja Sakti pun dilangsungkan di Bangkahulu. Pesta berlangsung meriah karena bersamaan dengan upacara penobatan Maharaja Sakti menjadi raja di Negeri Bangkahulu.

Setelah menikah, dibangunlah istana baru yang megah sebagai pusat pemerintahan. Oleh karena letak istana itu berada di Kuala Sungai Lemau, maka kerajaan itu pun berganti nama menjadi Kerajaan Sungai Lemau. Baginda Maharaja Sakti memimpin kerajaan Sungai Lemau dengan arif bijaksana. Ia beserta permaisurinya, Putri Gading Cempaka, hidup bahagia.

Pengertian Cerita Rakyat

Cerita rakyat adalah cerita pada masa lampau yang menjadi ciri khas setiap bangsa yang memiliki kultur budaya yang beraneka ragam mencakup kekayaan budaya dan sejarah yang dimiliki masing-masing bangsa.Tokoh-tokoh yang dimunculkan dalam cerita rakyat umumnya diwujudkan dalam bentuk binatang, manusia maupun dewa. Fungsi Cerita rakyat selain sebagai hiburan juga bisa dijadikan suri tauladan terutama yang mengandung pesan-pesan pendidikan moral. Banyak yang tidak menyadari kalo negeri kita tercinta ini mempunyai banyak Cerita Rakyat Indonesia yang belum kita dengar, bisa dimaklumi karena cerita rakyat menyebar dari mulut – ke mulut yang diwariskan secara turun – temurun.

Contoh Cerita Rakyat Daerah Bengkulu

Putri Serindang Bulan

Image result for putri serindang bulan
putri serindang bulan

Alkisah dahulu kala di Bengkulu hidup tujuh perempuan bersaudara. Mereka merupakan putri Raja Wawang. Dari ketujuh bersaudara, Putri Serindang Bulan merupakan putri paling bungsu. Putri Serindang Bulan juga terkenal paling cantik. Telah banyak laki-laki ingin meminangnya tapi selalu ia tolak dengan alasan tidak ingin melangkahi keenam kakaknya. Keenam kakaknya sebenarnya berencana menikah setelah Serindang Bulan menikah. Mereka kemudian meminta agar Serindang Bulan Menikah terlebih dahulu.

“Wahai adikku, sudah banyak laki-laki ingin meminangmu. Segeralah menikah. Jangan kuatir, kami semua akan menyusul menikah.” ujar kakak tertua.

“Baiklah kakakku tersayang, Aku akan menikah. Aku berharap kakak semua cepat mendapat jodohnya.” Putri Serindang Bulan menyanggupi.

Raja Wawang kemudian segera menyebarkan berita bahwa putri bungsunya, Serindang Bulan, telah siap untuk menikah. Para pemuda merasa gembira. Tidak lama, seorang Pangeran Tampan datang menemui Raja Wawang untuk melamar Putri Serindang Bulan. Putri Serindang menerima pinangan sang Pangeran Tampan. Kemudian pihak Kerajaan segera menyiapkan pesta pernikahan meriah. Tiba-tiba kejadian aneh menimpa Putri Serindang Bulan. Menjelang pernikahan, wajahnya berubah menjadi buruk. badan sang putri juga dipenuhi penyakit kulit.

“Ada apa dengan tubuhmu, wahai Putri? Tubuhmu terkena penyakit kulit.” tanya Sang Pangeran keheranan.

“Aku juga tidak tahu. Saat bangun pagi, tiba-tiba wajahku menjadi buruk, tubuhku dipenuhi penyakit kulit.” ujar Putri Serindang Bulan.

Pangeran menjadi merasa kecewa sehingga memutuskan untuk membatalkan pernikahan mereka. Namun anehnya, setelah Pangeran Tampan tersebut pergi, wajah Serindang Bulan kembali cantik. Tubuh sang putri menjadi sehat seperti sedia kala. Setiap ada laki-laki melamar, maka wajah Serindang Bulan akan berubah menjadi buruk, namun akan kembali cantik apabila pernikahan dibatalkan. Hal ini terus terulang hingga sembilan kali. Pihak keluarga terutama keenam saudarinya merasa malu.
Pada suatu hari, keenam saudari Serindang Bulan mengadakan rapat rahasia. Rapat tersebut menghasilkan keputusan bahwa mereka harus menyingkirkan Serindang Bulan karena dianggap sebagai sumber masalah bagi kerajaan. Salah satu dari mereka, yaitu Karang Nio, awalnya menolak untuk menyingkirkan Serindang Bulan. Karang Nio memang paling dekat dengan Serindang Bulan. Namun dengan penolakannya, justru Karang Nio mendapat tugas untuk menyingkirkan Serindang Bulan. Kelima kakaknya meminta bukti berupa setabung darah dan irisan bagian telinga Serindang Bulan, sebagai tanda ia telah menyingkirkannya.

Dengan berat hati, Karang Nio memenuhi permintaan kakak-kakaknya. Pada suatu hari, Karang Nio mengajak Serindang Bulan berjalan-jalan. Awalnya Serindang Bulan tidak curiga namun, lama-kelamaan Serindang Bulan merasa takut karena Karang Nio mengajaknya masuk ke dalam hutan. Karang Nio terlihat sangat gelisah. Akhirnya ia berterus terang kepada Serindang Bulan bahwa ia mendapat tugas untuk menyingkirkannya.

“Kalau memang sudah menjadi keputusan kakak semua, maka lakukanlah tugasmu Kak.” kata Serindang Bulan sedih.

Karang Nio akhirnya memutuskan untuk mengelabui kakak-kakaknya. Ia menyembelih seekor anjing hutan. Darah anjing hutan ia simpan dalam tabung. Kemudian ia melukai kuping Serindang Bulan. Kuping putri serindang akan ia bawa sebagai bukti telah menjalankan tugasnya menyingkirkannya. Karang Nio menyuruh Serindang Bulan pergi menaiki rakit dari sungai Ulau Deus. Karang Nio segera kembali ke istana. Sesampainya di istana, ia menunjukan bukti setabung darah serta kuping Serindang Bulan pada kakak-kakaknya. Semua kakaknya merasa senang. Sementara di hutan, Serindang Bulan pergi menaiki rakit di sungai. Ia akhirnya turun di daerah Muara Setahun. Disana, Serindang Bulan memanjat tebing. Di atas tebing, sang putri membuat rumah untuk ia tinggali.

Setahun telah berlalu semenjak Serindang Bulan pergi dari istana. Suatu ketika, sebuah perahu milik Raja Indrapura bernama Tuanku Raja Alam melewati Muara Setahun. Sang Raja melihat sinar kemilau dari atas bukit. Karena penasaran, Raja pun menepi kemudian turun dari perahu. Ia kemudian menaiki tebing sumber sinar kemilau tersebut. Setibanya diatas terbing, Raja melihat sebuah rumah. Sang raja mengetuk pintu rumah. Dari rumah tersebut keluarlah Serindang Bulan yang membuat Raja terkejut.

“Wahai gadis jelita, aku tidak menyangka jika cahaya di atas tebing ternyata berasal darimu.” kata Raja.

Setelah berkenalan, putri Serindang Bulan kemudian menceritakan kejadian yang menimpanya. Cerita Serindang Bulan membuat Raja terharu kemudian mengajaknya untuk tinggal di Kerajaan Indrapura. Serindang Bulan pun menyetujuinya. Sesampainya di Kerajaan Indrapura, Sang Raja menggelar rapat. Sang Raja menceritakan masalah Serindang Bulan. Raja berkeinginan untuk meminang Serindang Bulan. Para Penghulu Kerajaan mengusulkan untuk melihat situasi selama tiga hari untuk melihat apakah wajah Serindang Bulan akan kembali berubah menjadi buruk. Setelah ditunggu selama tiga hari, ternyata wajah Serindang Bulan tetap cantik. Akhirnya para penghulu menikahkan Raja dengan Serindang Bulan.

Para Penghulu meminta Raja untuk memberitahu wali Serindang Bulan. Raja kemudian mengirim utusan ke tempat Raja Wawang untuk memberitahu tentang rencara pernikahan Serindang Bulan dengan Raja Alam. Mendengar kabar tersebut, kakak-kakak Serindang Bulan kaget bukan main. Mereka menyalahkan Karang Nio karena dianggap gagal menyingkirkan Serindang Bulan.

“Sudahlah kakak-kakakku. Hentikan pertikaian kita. Sebaiknya mari kita sama-sama pergi menghadiri pernikahan Serindang Bulan.” ujar Karang Nio. Kakak-kakak Karang Nio akhirnya mengiyakan.

Lalu berangkatlah keenam saudari tersebut. Sesampainya mereka di Kerajaan Indrapura, mereka langsung bertemu dengan Tuanku Raja Alam. Keenam saudari meminta mahar berupa emas sebagai syarat menikahi adik mereka, Serindang Bulan. Raja Alam menyetujui permintaan mahar dari keenam saudari tapi dengan satu syarat, mereka harus mengenali adik mereka sendiri, Serindang Bulan. Jika tidak, maka mereka semua akan dihukum. Raja kemudian menyiapkan enam orang gadis yang didandani dan wajahnya mirip Serindang Bulan. Mereka dihadapkan pada keenam saudari Serindang Bulan. Keenam saudari Serindang Bulan diminta untuk menunjukkan mana Serindang Bulan asli.

Kelima saudari kebingungan karena tidak tahu Serindang Bulan asli. Tapi Karang Nio teringat bahwa ia pernah melukai telinga Serindang Bulan. Dan benarlah, ada satu gadis memiliki bekas luka di telinganya yang berarti dialah Serindang Bulan asli. Akhirnya putri serindang dengan Karang Nio berpelukan sambil menangis melepas rindu.

“Bagus. Berarti kalian masih mengenali Serindang Bulan. Aku akan memenuhi mahar dengan memberikan emas permintaan kalian. Saya anggap tidak ada lagi dendam diantara kalian.” kata Raja.

Akhirnya Tuanku Raja Alam menikahi Serindang Bulan. Sementara Keenam saudari mendapatkan setabung bambu berisi emas. Serindang Bulan sama sekali tidak menyimpan dendam kepada kakak-kakaknya. Meskipun ia telah menikah dan hidup terpisah dari kakak-kakaknya, namun ia masih sering mengirimi mereka hadiah.

Perbedaan Mitos, Legenda dan Cerita Rakyat

Mitos
 Legenda
Cerita Rakyat
Menceritakan tentang asal usul alam semesta, manusia atau bangsa yang diungkapkan dengan dongeng-dongeng gaib dan mengandung arti yang dalam.
Mirip dengan mitos yaitu dianggap benar-benar terjadi tetapi tidak dianggap suci hanya dianggap sebagai suatu yang pernah terjadi
Umunya mengisahkan tentang suatu kejadian disuatu tempat atau asal-usul suatu tempat
Mitos juga mengisahkan petualangan para dewa, kisah percintaan dan perang mereka.
Legenda ditokohi oleh manusi, ada kalanya mempunyai sifat-sifat luar biasa dan sering kali juga dihubungkan dengan makhluk ajaib.
Tokoh-tokoh yang dimunculkan dalam cerita umunya diwujudkan dalam bentuk binatang, manusia maupun dewa




Sumber :

Senin, 27 Maret 2017

Hubungan Psikologi dengan Matematika & IAD

Manusia diciptakan oleh Tuhan sebagai makhluk yang memiliki kecerdasan yang lebih dari makhluk hidup lainnya. Kecerdasan itu pula yang membuat manusia mempunyai rasa keingintahuan yang tinggi dan terus ingin belajar lewat ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan itulah yang menjadikan manusia mengerti dan memahami tentang segala sesuatu termasuk alam dan semesta. Meskipun sudah mengetahui tentang banyak hal, manusia tak henti-hentinya ingin terus memperoleh ilmu. Karena memang sudah menjadi kodratnya manusia "Tidak Pernah Merasa Puas". Salah satunya seperti mata kuliah yang saya dapatkan pada semester ini, yaitu Matematika & Ilmu Alamiah Dasar. Saya dituntut untuk mengetahui apa definisi dari mata kuliah tersebut, untuk apa saya mempelajarinya, serta apa hubungannya dengan Psikologi yang tidak lain adalah jurusan yang sedang saya tekuni.

  • Pengertian Matematika

Matematika (dari bahasa Yunani: μαθηματικά - mathēmatiká) adalah studi besaran, struktur, ruang, dan perubahan. Matematika adalah ilmu tentang berfikir dan bernalar tentang bagaimana cara memperoleh kesimpulan-kesimpulan yang tepat dari berbagai keadaan.

Ciri yang sangat penting dalam matematika adalah disiplin berpikir yang didasarkan pada berpikir logis, konsisten, inovatif dan kreatif.

  • Pengertian Ilmu Alamiah Dasar
Ilmu Alamiah Dasar dapat diartikan sebagai Ilmu Pengetahuan Alam (natural science) yang mengkaji tentang gejala–gejala dalam alam semesta sehingga terbentuklah konsep dan prinsip. Ilmu Alamiah Dasar hanya mengkaji konsep–konsep dan prinsip–prinsip dasar yang bersifat esensial, contohnya seperti Biologi, Fisika, dan Kimia, ketiga ilmu tersebut juga memiliki turunan lagi. Ilmu Alamiah Dasar merupakan disiplin ilmu yang dapat berubah sesuai kemajuan peradaban manusia. 
Menurut Abdulah Aly dan Eny Rahma (2006:V) “Ilmu Alamiah Dasar merupakan kumpulan pengetahuan tentang konsep-konsep dasar dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Teknologi” yang pembahasannya mencakup pengenalan IPA dan ruang lingkupnya, perkembangan teknologi dan dampaknya, serta hubungannya dengan kelangsungan hidup manusia.


Hubungan Psikologi dengan Matematika dan IAD

Mungkin kita berpikir apa sih kaitanya matematika terhadap psikologi??? Karna yang kita tahu psikologi dan matematika adalah ilmu yang mempunyai latar belakang yang berbeda, matematika yang kita kenal adalah ilmu yang mempelajari hitung-hitungan,angka-angka pembagian serta segala sesuatu yang berhubungan dengan angka, sedangkan psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang prilaku dan jiwa manusia serta penerapanya pada permasalahan manusia.
Matematika dengan psikologi sangatlah berhubungan dan saling berkaitan. Matematika selalu dibutuhkan dan digunakan untuk berbagai ilmu, tak bisa dipungkiri psikologi juga menerapkan ilmu matematika dalam pengerjaannya.
Matematika juga penting dalam tes-tes psikologi, seperti:
·                    Tes IQ
·                    Tes bakat atau bakat skolastik
·                    Tes psikotes melamar pekerjaan, dsb.

      Hubungan Psikologi dengan Ilmu alamiah dasar yang sangat erat. Ilmu alamiah dasar adalah cabang ilmu alamiah yang ditentukan oleh metode ilmiah. Ini berarti mendefinisikan sesuatu dengan metode alamiah. Seperti halnya psikologi. Psikologi merupakan ilmu jiwa, namun psikologi adalah ilmu sains yang berdasarkan teori ilmiah dan percobaan ilmiah. Tujuan ilmu alamiah adalah membentuk dan menggunakan teori berdasarkan sains.







   Sumber :

Rabu, 19 Oktober 2016

Aku, Ilmu Budaya Dasar dan Psikologi

Halo Readers , selamat malam yah karena ini nulisnya malem hari, ntar kalo kalian bacanya pagi atau siang atau sore abaikan aja selamat malam nya ya oke hehe
Jadi untuk kedua kalinya , kiki mau perkenalan lagi nih
duh cape sih ya perkenalan mulu, tapi yang kali ini wajib karena menyangkut urusan nilai wkewke
tapi sebenernya jempol lagi sakit, kemasukan beling gitu :( lupakan!

Tapi tetep tagline nya gak berubah..
Kenal biar Sayang
Sayang biar Cinta
Kalo udah Cinta maka Ta'aruf

BIODATA

Nama panjangnya Rezky Cahyaningtyas, temen-temen bisa panggil kiki ato codet, ihh kok codet sih? aneh banget haha jadi ceritanya panjang susah ngejelasinnya
kalo mau tau temuin aja langsung aku nya di kelas 1PA07 Universitas Gunadarma.
Aku lahir di Kota Bengkulu tanggal 14 Agustus 1998, kata orangtua lahirnya jumat menjelang subuh
Berjenis kelamin 'Perempuan dan pastinya aku Islam yah :)
Aku anak bungsu dari 4 bersaudara. anak dari pasangan Aguscik Taufani, SH dan Nurdiah, S.Pd.I
Jadi, aku itu suka banget dengerin musik sambil nyanyi joget gaje gitu hihi
'Musik seolah-olah tau apa yang sedang kita rasakan' bener gak? bener dong
aku juga cinta banget yang namanya teater, tapi udah lama vakum nih 
Membaca Novel, komik udah jadi kebiasaan , nonton film sama main games apalagi.
dan gak pernah ketinggalan itu yang namanya nge-cek sosial media -____-

ehh promosi boleh gak si? boleh lah yah kan ini blog punya kiki sendiri

Instagram : Kikicntyas
Twitter : Recahyaningt
Ask.fm : Recahyaningt
Facebook : Rezky Cahyaningtyas part II
Email : Cahyaningtyascovais@gmail.com

Kalo ngomongin masalah status, kiki masih single kok. Ups... jadi gak ada salahnya berteman dengan follow salah satu atau salah semuanya dari akun sosmed kiki diatas haha

Mau liat Foto kiki gak? mau gak mau harus mau! wkewke
.
.
.
.
.


Sesuai dengan judul blog ini "Aku, Ilmu Budaya Dasar dan Psikologi" jadi kiki ingin membahas juga alasan pentingnya mempelajari IBD sama apa hubungan IBD dengan Psikologi?

Jadi kiki akan bahas satu-satu dulu biar enak bacanya hehe :p

1. Alasan pentingnya mempelajari IBD ?
    Setau kiki IBD wajib dipelajarin semua mahasiswa semester awal disemua universitas mana saja. dari kata wajib aja kita langsung tau kalo matkul IBD itu penting, tapi apasih pentingnya? Jadi, mempelajari IBD kita jadi mengetahui, menyadari, serta lebih peka dengan kebudayaan kita sendiri, bisa menghargai budaya orang lain juga, memperluas pandangan tentang prilaku kemanusiaan dari dalam diri sendiri maupun orang lain, dapat beradaptasi, dan dapat ikut mengembangkan kebudayaan bangsa dan melestarikannya.

2. Hubungan IBD dengan Psikologi?
    Pertanyaan ini jelas diberikan karena kiki dari jurusan psikologi, kalo kiki jurusan ekonomi mungkin lain lagi pertanyaannya wkewkeekk
kalo diliat dari pentingnya mempelajari IBD terlihat jelas ada hubungannya dengan psikologi. karena psikologi mempelajari prilaku dan sifat manusia baik pembawaan dari lahir maupun lingkungan. dan sedangkan IBD memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah manusia dan kebudayaan. IBD dan Psikologi memiliki objek kajian yang sama yaitu MANUSIA.
Budaya juga dapat mempengaruhi pola pikir dan membentuk karakter manusia karena disetiap daerah memiliki kebudayaan yang berbeda. Jadi IBD sangat memainkan peranan penting dalam aspek psikologis manusia.
Sudah sangat jelas kan kalo IBD memiliki hubungan yang sangat erat dengan Psikologi.

Ini tulisan mahasiswa baru jurusan psikologi jadi kalo ada kesalahan maafin ya karena kita semua sama-sama belajar, dan ilmu itu tidak boleh dihentikan untuk dipelajari.

Engkau tak dapat meraih ilmu kecuali dengan enam hal yaitu cerdas, selalu ingin tahu, tabah, punya bekal dalam menuntut ilmu, bimbingan dari guru dan dalam waktu yang lama
-Ali bin Abi Thalib-

Terakhir kenang-kenangan dari kiki.......
Ciluk bah :p

foto tadi sore


Selasa, 04 Oktober 2016

Kesenian Tradisonal Suku Sasak Lombok sudah diujung tanduk

Indonesia merupakan sebuah negara di Asia Tenggara dimana membentang hamparan alam hijau yang indah permai, birunya laut yang luas, dengan berbagai jenis hayati yang dapat membuat setiap orang terkesima. Tanah yang subur dengan berbagai sumber daya alam yang ada dan hampir semua bangsa di dunia membutuhkannya. Hal itu yang menjadikan beberapa negara ingin menguasai Indonesia dengan cara menjajah namun berkat semangat juang pahlawan, kita dapat merebut lagi negara kita tercinta indonesia dengan kemerdekaan.



Kawasan Indonesia yang terdiri dari banyak pulau membuat Indonesia kaya akan budaya, karena terdiri dari berbagai suku bangsa, ras, agama, bahasa, dll.  Hal itu dapat memajukan dalam pemanfaatan pariwisata Indonesia. 

Kata kebudayaan berasal dari (bahasa Sanskerta) yaitu "buddayah" yang merupakan bentuk jamak dari kata "budhi" yang berarti budi atau akal, sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil pemikiran atau akal manusia. 

Dalam disiplin IBD (Ilmu Budaya Dasar) dibedakan antara budaya dan kebudayaan, karena IBD berbicara tentang dunia ide atau nilai, bukan hasil fisiknya. Secara sederhana pengertian kebudayaan dan budaya dalam IBD mengacu pada pengertian sebagai berikut :
  1. Kebudayaan dalam arti luas, adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.
  2. Kebudayaan dalam arti sempit dapat disebut dengan istilah budaya atau sering disebut kultur yang mengandung pengertian keseluruhan sistem gagasan dan tindakan.

Budaya merupakan identitas bangsa yang harus dihormati, dijaga, dan perlu dilestarikan supaya kebudayaan ini tetap ada serta dapat menjadi warisan anak cucu kelak. Budaya yang ada di Indonesia disebut dengan budaya nasional. 

Pulau Lombok misalnya, Nusa Tenggara Barat yang didiami suku Sasak merupakan pulau yang memiliki berbagai ragam kesenian daerah yang unik. Kesenian daerah tersebut ada yang bertahan, tetapi ada juga yang mulai tergeser oleh kesenian modern. Salah satu kesenian daerah yang hampir punah adalah Rudat, Kesenian yang sarat dengan nilai dan mencerminkan budaya luhur dan kearifan masyarakat Sasak di Lombok.

Seni Rudat


Seni Pertunjukan Rudat juga merupakan salah satu atraksi budaya suku Sasak yang cukup tenar dan digemari oleh masyarakat Lombok pada puluhan tahun yang lalu. Namun sayangnya, kegemaran akan seni rudat tidak menurun pada anak jaman sekarang, sehingga sudah jarang kita lihat bahkan kita pun tidak tahu seperti apa itu seni rudat. sedih?  iya, pilu? apalagi , menyaksikan keberagaman budaya kita yang sudah mulai dilupakan.

Rudat adalah sejenis kesenian tradisional yang semula tumbuh dan berkembang dilingkungan pesantren. Seni Rudat merupakan seni gerak/tari dan vokal diiringi tabuhan ritmis dari waditra sejenis terbang. Syair-syair yang terkandung dalam nyanyiannya bernafaskan keagamaan, yaitu puja-puji yang mengagungkan Allah, Shalawat dan Rasul. Syair yang biasa digunakan untuk mengiringi penari rudat di antaranya adalah Thalab-Naba, Khasbiyun,Ya khayyu ya Qayyum. Syair utamanya adalah Shalawat As-Salam, Khasbiyyun, Ya Khayyu Ya Qayyum, dan Shalawat Penutup yang akan mengiringi penari rudat keluar. 
Jika diresapi secara mendalam, syair rudat memiliki makna batin yang kuat. Misalnya syair, “Ya Khayyu ya Qayyum, La khaula wa laa quwwata illa billahi aliyyil adzim.” Syair ini memiliki arti bahwa tiada daya dan upaya tanpa hidayah dan izin Allah. Syair rudat mengisyaratkan munajat dan kepasrahan total akan keterbatasan manusia. Tujuannya adalah untuk menebalkan iman masyarakat terhadap Agama Islam dan kebesaran Allah. Sehingga manusia bisa bermoral tinggi berlandasan agama islam dengan mendekati diri kepada Allah SWT. 

Rudat merupakan tarian yang diiringi oleh musik terbangan dimana unsur tariannya kental dengan nuansa agama, seni bela diri, dan seni suara. Secara gambalang dapat dikatakan bahwa kesenian Rudat adalah panduan seni gerak dan vokal yang diiringi musik terbangan dimana di dalamnya terdapat unsur keagamaan, seni tari dan seni suara. Kesenian Rudat merupakan paduan dari senitari dan seni musik yang bernafaskan islam dan syair-syairnya berupa puji-pujian kepada Allah dan salawat nabi.

Jumlah pemain rudat berkisar antara 12 sampai 24 orang mulai menabuh waditra/alat sebagai penari dan sebagai penyanyi. Waditra yang digunakan tersebut dari bahan-bahan yang ada dilingkungan, jenis Waditranya adalah berbentuk bulat seperti tampayan. Cara menggunakan alat ini dengan dipukul. Tojo, berbentuk bulat seperti tempalan, terbuat dari kayu dan kulit kerbau, cara menggunakan alat ini dengan dipukul-pukul sebagai pokok lagu atau melodi. Nganak, berbentuk bulat seperti temppayan, terbuat dari kayu dan kulit kerbau, memiliki ukuran muka dengan garis tengah 37 cm dan garis tengah belakang 27 cm. Jidor, berbentuk bulat seperti bedug, terbuat dari kayu dan kulit kerbau. Ukuran garis tengah belakangnya 44 cm, dan tingginya 47 cm.

Dari segi geraknya rudat menggunakan gerakan silat, namun dalam permainan Rudat unsur tenaga tidak banyak mempengaruhi. gerakannya terdiri dari gerakan kaki yang serempak ketika melangkah kedepan, belakang dan samping yang melambangkan kebersamaan langkah dan keserasian bentuk koreografi. Kaki, terdiri dari gerak kuda-kuda, adeg-adeg, masekon rengkuh, duku depok dan lain-lain. Tangan, terdiri dari gerak mengepel, tonjok, gibas meupeuh, keprok kepret. Kepala, mengikuti arah tangan yang bergerak yaitu ke seluruh arah. Beberapa gerakan antaralain yang dalam seni rudat antaralain gerakan nonjok, yaitu kaki kanan melangkah ke depan dengan posisi kuda-kuda dan tangan kiri mengepal sementara kepala lurus ke depan. Gerakan gibas, yaitu kaki kanan tegak lurus. Tangan kiri menekuk dengan arah gerak ke kanan. Kepala ke arah kanan dan membalik langsung ke kiri.

Dalam menyajikan kesenian Rudat penari menggunakan kostum seragam yang menandakan bahwa mereka harus hidup rukun dengan tetangga. Adapun bentuk kostumnya terdiri dari busana pria yang terdiri dari celana pangsi hitam, baju putih, selendang, kain samping batik dan tutup kepala. Kesenian Rudat digunakan untuk keperluan penyambutan tamu pada acara pernikahan, khitanan, mauludan, dan rajaban.

Saat bisa dikatakan kesenian tradisional ini hampir punah, hal itu karena antusias masyarakat untuk mempertahankan kesenian Rudat di pulau Lombok sudah memudar
Mengapa hal itu bisa terjadi? sebab berkembangnya media yang menayangkan berbagai jenis hiburan yang lebih menarik. Sehingga secara tidak langsung kesenian Rudat ataupun kesenian-kesenian tradisional lainnya berlahan-lahan dilupakan oleh masyarakat

Selain itu, memudarnya seni pertunjukan tradisional seperti Rudat dan tarian-tarian tradisinal Lombok lainnya juga disebabkan oleh terkontaminasinya unsur seni pertunjukan tradisional oleh seni pertunjukan ataupun seni musik modern.

Televisi yang terlalu banyak menampilkan acara-acara dari negara lain, korea contohnya membuat anak muda lebih mencintai kebudayaan korea dari pada kebudayaan negara sendiri. Tak sedikit, anak muda sekarang bisa menggunakan bahasa asing dari negara tersebut dan bahkan lagu serta tariannya mereka begitu mahir memeraktikannya. Bagus kok, pengetahun jadi bertambah, namun salahnya adalah masyarakat jadi sangat tidak perduli dengan kesenian daerah sendiri, salah satunya rudat. Perkembangan teknologi ternyata merupakan hal yang sangat besar pengaruhnya terhadap pemikiran masyarakat.

Padahal pada masa lalu Seni Pertunjukan Rudat hapir digemari oleh sebagian besar masyarakat Lombok. Hal ini terbukti dengan berkembangnya kelompok-kelompok pemain Rudat di berbagai daerah Lombok. Di Lombok Timur terdapat puluhan kelompok pemain Rudat, yang seperti di Senang, Peneda Gandor, Labuhan Haji, Sakra, Terara dan sebagainya. Di Lombok Utara terdapat beberapa kelompok Rudat di sekitar Kecamatan Bayan, Kayangan, dan Pemenang. Di Lombok Tengah, serta Lombok Barat juga demikian halnya. Namun, saat ini kelompok-kelompok Rudat tersebut sudah hampir punah sebab tersisih oleh atraksi budaya modern yang umumnya tidak mencerminkan nilai luhur budaya kita.

Saya sangat mengharapkan, anak muda indonesia sekarang dapat sadar dan kembali mencintai kesenian rudat ini. Selaku generasi muda diharapkan untuk senantiasa mencoba untuk mengenal, menjaga, dan meslestarikan kesenian tradisional, bukan hanya kesenian rudat namun kesenian tradisional lainnya agar kesenian-kesenian tersebut dapat ditemukan oleh anak cucu kita dan supaya identitas budaya lokal kita tidak hilang ditelan budaya modern dan budaya global. Mungkin pemerintah dapat melakukan pendekatan secara kelompok kepada para pelajar diindonesia dalam menjelaskan seperti apa kesenian rudat ini. Dan selanjutnya, sangat diharapkan kesenian rudat dapat dilestarikan dengan cara mengadakan pementasan sehingga kebudayaan yang kita memiliki semakin banyak dicintai dan tidak menghilang.



Sumber :
  • https://www.google.co.id/search?q=peta+indonesia&espv=2&biw=1366&bih=613&tbm=isch&tbo=u&source=univ&sa=X&ved=0ahUKEwjD2NbG0cHPAhVJPY8KHXXMDbgQsAQIHA#imgrc=CSMwRrDd60pj8M%3A
  • http://www.kaskus.co.id/thread/5417ece81cbfaa69658b4575/rudat---kesenian-tradisional-suku-sasak-lombok-yang-hampir-punah/
  • http://budaya.kampung-media.com/2014/05/10/lestarikan-rudat-yang-hampir-sekarat-3007